9

Festival Budaya Masalembu 2026 Angkat Harmoni Tiga Suku, Perkuat Daya Tarik Wisata Kepulauan

  • Bagikan
Festival Budaya Masalembu 2026 Angkat Harmoni Tiga Suku, Perkuat Daya Tarik Wisata Kepulauan
Festival Budaya Masalembu 2026 Angkat Harmoni Tiga Suku, Perkuat Daya Tarik Wisata Kepulauan

Sumenep, Madura Update – Kekayaan tradisi masyarakat Kepulauan Masalembu kembali menjadi perhatian melalui Festival Budaya Masalembu 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudporapar). Ajang tahunan ini menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus promosi potensi wisata di wilayah kepulauan.

Mengusung tema akulturasi budaya tiga suku, yakni Madura, Mandar, dan Bugis, festival tersebut menampilkan kehidupan masyarakat Masalembu yang selama bertahun-tahun hidup berdampingan dalam keberagaman. Perpaduan budaya itu melahirkan tradisi dan kearifan lokal yang masih terjaga hingga sekarang.

Sejumlah kegiatan disiapkan untuk memeriahkan festival, mulai dari lomba Vlog Explore Masalembu, Vlog Budaya Masalembu, Festival Ikan Bakar, hingga tradisi Bakar Ikan Ala Masalembu yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir.

Baca Juga :  Menyala di Malam Anugerah Inovasi Daerah, Bagian Hukum Setdakab Sumenep Raih Juara II Inovasi Tata Kelola Pemerintahan

Selain itu, pengunjung juga akan disuguhkan berbagai atraksi budaya, seperti Sundrang, Petik Laut, dan Toron Parao. Tradisi-tradisi tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mencerminkan nilai gotong royong, rasa syukur, serta hubungan erat masyarakat dengan laut sebagai sumber kehidupan.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, Festival Budaya Masalembu merupakan upaya pemerintah daerah menjaga warisan budaya sekaligus mengenalkan potensi kepulauan kepada masyarakat yang lebih luas.

“Masalembu memiliki kekayaan budaya yang unik karena menjadi tempat bertemunya berbagai suku yang hidup rukun hingga saat ini. Potensi ini harus terus dijaga dan dipromosikan agar dikenal sebagai kekuatan pariwisata Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Baca Juga :  Sumenep Investment Summit Perkuat Fondasi Investasi dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Bupati dua periode ini mengungkapkan, Festival Budaya Masalembu bukan sekadar agenda hiburan, melainkan media edukasi untuk mengenalkan tradisi masyarakat kepada generasi muda sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap warisan budaya lokal.

“Pemerintah daerah ingin budaya yang diwariskan para leluhur tetap lestari. Festival ini juga menjadi ruang promosi agar potensi Masalembu semakin dikenal wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, menuturkan festival budaya menjadi salah satu strategi untuk memperkuat citra Masalembu sebagai destinasi wisata berbasis budaya.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Komitmen Lestarikan Seni dan Budaya Lokal

Menurutnya, promosi yang dikemas melalui festival diharapkan mampu menarik minat wisatawan sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.

“Masalembu memiliki keindahan alam dan kekayaan budaya yang saling melengkapi. Festival ini menjadi sarana untuk memperkenalkan keduanya sehingga wisatawan memiliki alasan lebih banyak untuk datang dan menikmati pengalaman budaya yang autentik,” katanya.

Melalui festival ini, Pemkab Sumenep berharap warisan budaya masyarakat kepulauan tetap lestari, sekaligus menjadikan Masalembu sebagai salah satu destinasi wisata unggulan yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. (ai/kara)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *