9

Buka Festival Musik Tong-tong, Bupati Sumenep Tekankan Seniman Terus Berinovasi

  • Bagikan
Buka Festival Musik Tong-tong, Bupati Sumenep Tekankan Seniman Terus Berinovasi
Buka Festival Musik Tong-tong, Bupati Sumenep Tekankan Seniman Terus Berinovasi

Sumenep, Madura Update – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo resmi membuka Festival Musik Tong-tong se-Madura 2026 di depan GOR A Yani Panglegur, Sabtu (5/9/2026) malam.

Festival yang masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 ini menjadi ajang bagi kelompok musik tong-tong dari berbagai daerah di Madura untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkuat eksistensi kesenian tradisional sebagai warisan budaya daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mendorong para seniman untuk terus mengembangkan kreativitas, khususnya dalam aransemen musik tong-tong.

Baca Juga :  Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Sumenep Gelar Job Fair 2023

Menurutnya, perkembangan aransemen diperlukan agar pertunjukan musik tong-tong semakin menarik dan mampu menjangkau minat masyarakat, terutama kalangan generasi muda.

“Para seniman musik tong-tong agar meningkatkan kreativitas dalam setiap penampilan melalui aransemen musik yang inovatif dan menarik, tetap mempertahankan karakter khas musik tong-tong sebagai warisan budaya daerah,” kata Bupati.

Ia mengatakan, festival tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah bagi para seniman untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan inovasi dalam mengolah musik tradisional.

Baca Juga :  Disbudporapar Sumenep Gelar Refleksi Hari Sumpah Pemuda

Bupati menilai perpaduan ritme, pola tabuhan, kekompakan pemain, serta pengembangan komposisi dapat menciptakan pertunjukan yang lebih dinamis.

Namun, inovasi tersebut tetap harus dilakukan dengan mempertahankan identitas musik tong-tong. Kreativitas, kata dia, jangan sampai membuat kesenian tersebut kehilangan karakter aslinya.

“Seniman tong-tong berinovasi dan mengembangkan kualitas aransemen musiknya, jangan sampai kehilangan jati diri musik tong-tong. Kreativitasnya harus menjadi kekuatan untuk membuat budaya WBTB Sumenep semakin terkenal,” tegasnya.

Festival Musik Tong-tong se-Madura 2026 diikuti 27 kelompok musik dari empat kabupaten di Pulau Madura. Kegiatan tersebut digelar Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama keluarga besar FKPPI Cabang 1327 Sumenep.

Baca Juga :  SDN Soddara II Juarai Sejumlah Lomba di Semarak HUT RI ke 77

Achmad Fauzi berharap festival tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi mampu menjadi ruang bagi seniman untuk terus meningkatkan kualitas karya dan pertunjukan.

“Para seniman menjadikan setiap festival sebagai ruang untuk berkreasi dan melahirkan aransemen serta pertunjukan yang semakin berkualitas,” pungkasnya. (ai/kara)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *