Sumenep, Madura Update – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menginstruksikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi penyebaran Influenza A.
Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi antara Dinas Kesehatan P2KB, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, rumah sakit swasta, dan puskesmas di wilayah daratan maupun kepulauan.
Achmad Fauzi menegaskan, upaya antisipasi telah dilakukan sejak dini sebelum informasi mengenai Influenza A menjadi perhatian luas masyarakat.
Pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh fasilitas kesehatan siap menghadapi kemungkinan penyebaran virus sekaligus memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
“Informasi mengenai Influenza A ini sudah kami terima jauh sebelum menjadi perhatian luas di masyarakat. Jadi, Pemkab Sumenep tidak diam, kami sudah bergerak lebih awal,” kata Bupati Achmad Fauzi.
Menurutnya, kesiapsiagaan seluruh fasilitas kesehatan menjadi perhatian penting agar penanganan dapat dilakukan secara terkoordinasi. Karena itu, ia meminta Dinkes P2KB memastikan komunikasi dan koordinasi dengan seluruh rumah sakit serta puskesmas berjalan baik.
Bupati menekankan, langkah antisipasi harus menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Sumenep, termasuk kawasan kepulauan yang membutuhkan perhatian dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan.
“Saya sudah meminta Dinkes P2KB untuk memperkuat koordinasi dengan semua rumah sakit dan puskesmas. Kesiapsiagaan ini tidak hanya melibatkan RSUDMA Sumenep, tetapi semua rumah sakit lainnya juga saya minta bersiap menghadapi kemungkinan penyebarannya yang berlangsung cepat,” ujarnya.
Selain memperkuat kesiapan layanan medis, pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam mencegah penularan. Menurut Achmad Fauzi, upaya menjaga kesehatan perlu dimulai dari kebiasaan sehari-hari, terutama ketika seseorang mengalami gejala flu.
Ia mengingatkan masyarakat untuk membatasi interaksi saat mengalami gejala tersebut, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta memperhatikan kecukupan gizi untuk menjaga daya tahan tubuh.
Perhatian khusus juga diberikan terhadap kesehatan anak. Bupati meminta sekolah turut menyampaikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan anak.
“Saya minta edukasi mengenai asupan gizi anak kepada orang tua terus digencarkan melalui sekolah. Sekolah harus menjadi pintu masuk untuk menyampaikan pentingnya gizi seimbang agar imunitas anak kita kuat menghadapi virus apa pun, termasuk Influenza A,” tegasnya.
Lebih lanjut, Achmad Fauzi memastikan kondisi penanganan Influenza A di Kabupaten Sumenep masih terkendali. Ia menyebut kesiapan puskesmas dan rumah sakit, ketersediaan logistik, serta koordinasi antarfasilitas kesehatan terus menjadi perhatian pemerintah daerah.
Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dalam menjaga kesehatan. Kewaspadaan tetap diperlukan dengan menerapkan perilaku hidup sehat dan mengikuti informasi kesehatan dari sumber yang dapat dipercaya.
“Alhamdulillah, sampai saat ini bisa teratasi semua. Puskesmas dan rumah sakit kita siaga, stok logistik aman, dan koordinasi berjalan baik. Saya minta masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada,” pungkasnya. (ai/kara)












