9

Pemkab Sumenep Gandeng BUMN dan Swasta, Perkuat Rantai Pasok Perikanan

  • Bagikan
Pemkab Sumenep Gandeng BUMN dan Swasta, Perkuat Rantai Pasok Perikanan
Pemkab Sumenep Gandeng BUMN dan Swasta, Perkuat Rantai Pasok Perikanan

Sumenep, Madura Update – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengambil langkah strategis untuk mengakselerasi sektor perikanan dengan menggandeng pelaku usaha nasional dan swasta dalam penguatan rantai pasok hasil laut.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Sumenep, PT Perikanan Indonesia, dan CV Bhumiagri Nawasena Perkasa.

Kerja sama ini difokuskan pada pembenahan sistem produksi hingga distribusi agar lebih terintegrasi dan bernilai ekonomi tinggi.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyebut langkah ini sebagai upaya konkret pemerintah daerah dalam mengubah pola pengelolaan hasil perikanan dari sekadar produksi menjadi berbasis nilai tambah.

Baca Juga :  3 Kesenian dan 2 Kuliner Khas Sumenep Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

“Yang kita dorong bukan hanya peningkatan produksi, tetapi bagaimana hasil perikanan ini bisa memberikan nilai ekonomi lebih bagi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, selama ini potensi perikanan Sumenep cukup besar, namun belum sepenuhnya dioptimalkan, terutama pada sektor pengolahan.

Karena itu, pemerintah daerah mendorong hadirnya industri hilir seperti pabrik pengolahan ikan.

“Dengan adanya pengolahan, hasil tangkapan nelayan tidak langsung dijual mentah. Ini penting agar harga jual meningkat dan berdampak pada kesejahteraan nelayan,” jelasnya.

Ia juga menekankan, penguatan sektor perikanan menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah, mengingat karakter wilayah Sumenep yang didominasi kawasan pesisir dan kepulauan.

Baca Juga :  Pengajian Rutin Bulan Ramadan, Pemkab Sumenep Hadirkan KH Taufikurrahman Syakur

“Potensi ini harus dikelola secara serius dan berkelanjutan supaya benar-benar menjadi penggerak ekonomi daerah,” imbuhnya.

Pemkab Sumenep melalui Dinas Perikanan akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan investor, guna menciptakan ekosistem perikanan yang lebih modern dan kompetitif.

Sementara itu, Direktur Utama PT Perikanan Indonesia, Titik Mustilasari, menilai Sumenep sebagai salah satu daerah yang memiliki prospek kuat dalam pengembangan industri perikanan.

Ia menyebut, tingginya produksi tangkap yang mencapai puluhan ribu ton per tahun, ditambah potensi budidaya seperti kerapu dan rumput laut, menjadi modal besar untuk pengembangan industri berbasis ekspor.

Baca Juga :  MPP Sumenep Penuhi Kebutuhan Masyarakat Terhadap Layanan Publik

“Kami melihat peluang besar di Sumenep. Dengan penguatan rantai pasok, produk perikanan di daerah ini bisa naik kelas dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Titik menambahkan, kemitraan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada kesepakatan, tetapi berlanjut pada implementasi nyata yang mampu memperkuat industri perikanan dari hulu hingga hilir.

“Harapannya, kolaborasi ini bisa meningkatkan nilai tambah produk, memperkuat distribusi, dan pada akhirnya berdampak langsung pada ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (ai/kara)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *