MDR  

Pengajian Rutin Bulan Ramadan, Pemkab Sumenep Hadirkan KH Taufikurrahman Syakur

Pengajian Rutin Bulan Ramadan, Pemkab Sumenep Hadirkan KH Taufikurrahman Syakur
Pengajian Rutin Bulan Ramadan, Pemkab Sumenep Hadirkan KH Taufikurrahman Syakur

Sumenep, Madura Update – Dalam rangka meningkatkan keimanan di bulan suci Ramadan di kalangan ASN, TNI-Polri dan pegawai BUMD, Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar pengajian rutin setiap hari Jumat di Masjid Sumekar.

Pada hari Jumat kedua Bulan Ramadan, Pemkab Sumenep melalui Bagian Kesra menghadirkan KH Taufikurrahman Syakur, Jumat (22/3/2024).

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setkab Sumenep, Kamiluddin mengatakan, kegiatan pengajian rutin bulan Ramadan menjadi bagian dari upaya dalam meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT.

Baca Juga :  Momentum HUT RI Ke-79, Wabup Sumenep Ingatkan Generasi Muda Jauhi Narkoba

Hal tersebut selaras dengan tujuan bulan suci Ramadan, dimana umat muslim dianjurkan untuk terus bertaqwa, dan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari diniatkan untuk mencapai ketaqwaan.

Menurut dia, untuk mencapai tujuan mulia itu terdapat beberapa poin penting yang harus dilaksanakan.

Pertama, peduli akan lingkungan yang ada kaitannya dengan saling berbagi dan kesalehan pribadi atau pun sosial serta mampu melahirkan ide kreativ maupun inovatif.

“Kesalehan pribadi adalah menekankan terhadap salat, berpuasa, zakat, zikir dan sebagainya,” terangnya.

Kesalehan sosial, dianjurkan untuk terus peduli dengan nilai-nilai islami, bersikap santun kepada, memperhatikan hak sesama, empati dan mampu merasakan sesuatu yang dirasakan orang lain.

Baca Juga :  Forkopimda Jatim Pantau Vaksinasi Massal di Sumenep

Berfikir kreativ artinya, mampu menciptakan sesuatu yang berbeda sehingga memberikan dampak baik bagi orang lain.

Sedangkan inovatif adalah menciptakan sesuatu yang sebelumnya tidak ada menjadi ada. Hasil dari pemikiran inovatif tersebut dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam kemajuan Kabupaten Sumenep.

“Berpikir kreatif dan inivatif ini ditekankan kepada para ASN dalam melayani masyarakat dengan baik,” pungkasnya. (red/kara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *