Bangkalan, Madura Update – Prestasi membanggakan berhasil dicapai Muhammad Nur Wahid Abdulloh, seorang guru Bahasa Arab di MTs. Al-Hidayah Bangkalan. Ia menjadi anggota Asosiasi Internasional Guru Bahasa Arab yang bermarkas di London.
Muhammad Nur Wahid Abdulloh memegang nomor kartu keanggotaan sementara 642 International Association of Arabic Teachers (IAAT) sedari tahun 2020.
Pria yang akrab disapa Nur Wahid ini mengungkapkan, keanggotaan IAAT tersebut sangat penting dan menjadi positioning school bagi MTs. Al-Hidayah Bangkalan dalam mengambil peran sebagai madrasah yang Go Internasional.
“Harapan kami, keterlibatan pada IAAT menjadikan MTs. Al-Hidayah Bangkalan menjadi lebih berwarna dan memiliki kegiatan-kegiatan bahasa Arab pada level Internasional dalam pelbagai program yang akan diadakan oleh asosiasi tersebut,” katanya, Ahad, 19 November 2023.
Pada dasarnya, IAAT sama seperti organisasi IMLA maupun F-MGMP yang kegiatannya meliputi semua aktivitas kebahasaaraban di Indonesia, seperti ; Olimpiade Bahasa Arab, Konferensi Bahasa Arab, Seminar maupun Diklat Pembelajaran Bahasa Arab, Workshop Pembuatan Media Pembelajaran Bahasa Arab & Konsorsium Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab serta kemping Bahasa Arab.
Selain itu, organisasi tersebut sebagai wahana guru dalam peningkatan ilmu dan profesionalitas serta pergaulan internasional sebagai pengajar bahasa Arab dan jsebagai sarana silaturahmi dan komunikasi antar pengajar bahasa Arab sedunia.
“Semoga jalinan Nasional maupun internasional dengan organisasi profesi pengajar bahasa Arab ini semakin bisa meningkatkan kualitas dan mutu pembelajaran bahasa Arab di Lingkungan MTs. Al-Hidayah Bangkalan,” harap Muhammad Nur Wahid Abdulloh.
Ia berharap, keanggotaan dirinya dalam Asosiasi Internasional Guru Bahasa Arab menjadi kebanggaan bagi Kemenag Bangkalan dalam sinergi mewujudkan madrasah hebat di lingkungan kabupaten berjuluk Kota Dzikir dan Shalawat.
Bagaimanapun, hal itu merupakan good news dalam menyambut Hari Guru Nasional (HGN) 2023 yang bisa jadi inspirasi dalam mengembangkan diri melalui organisasi.
“Semoga ini menjadi motivasi bagi saya sendiri dan seluruh komponen guru bahasa Arab di Bangkalan agar terus aktif mengembangkan diri dan menghidupkan MGMP,” tandas Nur Wahid. (zo/kara)