Halal Bihalal KPP Sumenep Jadi Ruang Konsolidasi dan Diskusi Pendidikan di Era Digital

Halal Bihalal KPP Sumenep Jadi Ruang Konsolidasi dan Diskusi Pendidikan di Era Digital
Halal Bihalal KPP Sumenep Jadi Ruang Konsolidasi dan Diskusi Pendidikan di Era Digital

Sumenep, Madura Update – Komunitas Peduli Pendidikan (KPP) Sumenep menggelar Halal Bihalal yang dirangkai dengan talkshow inspiratif bertema “Transformasi Pendidikan dan Tumbuh Kembang Anak di Era Digital”, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula HK Resto, Jalan Trunojoyo, ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan di tengah arus digitalisasi.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra, Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk KH Muhammad Shalahuddin A. Warist (Ra Mamak), serta Guru Besar Universitas Islam Madura Prof. Dr. H. Muhammad Ali Al Humaidy. Hadir pula para praktisi pendidikan, akademisi, guru, mahasiswa, serta pemerhati pendidikan di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Ketua KPP Sumenep Kecam Oknum  LSM Yang Membuat Trauma Murid di Sekolah

Ketua KPP Sumenep dalam sambutannya menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital membawa dua sisi yang harus disikapi secara bijak. Menurutnya, kemajuan teknologi memberikan banyak manfaat, namun juga berpotensi menimbulkan dampak negatif jika tidak diimbangi dengan pendampingan yang tepat.

“Dunia pendidikan hari ini tidak bisa dilepaskan dari digitalisasi. Baik guru maupun siswa mulai mengalami ketergantungan terhadap teknologi. Ini yang harus kita sikapi bersama,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pendidikan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab guru di sekolah, tetapi juga peran utama orang tua di lingkungan keluarga. Sinergi keduanya dinilai penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Baca Juga :  Senyum Bahagia Guru Honorer Sumenep, Tuntutannya Diakomodir Disdik

“Orang tua harus hadir mendampingi anak, sementara guru memperkuat dari sisi pendidikan formal. Kolaborasi ini penting agar digitalisasi tidak menjadi ancaman,” tegasnya.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi interaktif yang mengupas berbagai persoalan pendidikan di Sumenep, mulai dari kualitas sumber daya manusia, kurikulum, hingga penggunaan gawai di kalangan pelajar.

KPP Sumenep berharap melalui forum ini dapat lahir gagasan serta langkah konkret dalam mendorong transformasi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga pada pembangunan karakter dan peradaban.

Baca Juga :  Komitmen Komisi IV DPRD Sumenep Untuk Guru PAUD dan TK

Kegiatan yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube KPP Sumenep tersebut mendapat antusiasme dari berbagai kalangan, sekaligus menegaskan peran KPP sebagai wadah kolaborasi dalam memajukan pendidikan di daerah. (ai/kara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *