Sumenep, Madura Update – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) selalu mematangkan proses penyusunan program pembangunan agar selaras dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.
Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto menegaskan, seluruh tahapan perencanaan dilakukan secara bertahap dan melibatkan banyak pihak, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.
Ia menjelaskan, proses awal dimulai melalui musyawarah desa yang difasilitasi pemerintah desa untuk menampung berbagai usulan masyarakat. Aspirasi tersebut kemudian dibahas lebih lanjut dalam forum yang lebih luas agar program pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan lapangan.
“Seluruh tahapan dilakukan secara berjenjang agar pembangunan yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Selain penjaringan aspirasi di desa, Bappeda juga menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Forum tersebut menjadi wadah sinkronisasi antara usulan masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Arif menyebut, forum konsultasi publik untuk penyusunan rencana pembangunan tahun berikutnya telah selesai dilaksanakan. Hasil forum itu kemudian menjadi bahan dalam tahapan selanjutnya di tingkat kecamatan.
Setelah itu, pemerintah kecamatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep. Dalam proses tersebut, Bappeda bertugas memfasilitasi koordinasi antara kecamatan dan organisasi perangkat daerah (OPD).
“Di tahap ini, kami mempertemukan berbagai OPD untuk membahas usulan prioritas dari masing-masing kecamatan,” katanya.
Usulan yang masuk dari Musrenbangcam kemudian dibahas kembali dalam forum perangkat daerah guna menentukan program prioritas sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah.
Tahapan akhir dilakukan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Musrenbangkab) sebagai forum penyempurnaan rancangan pembangunan daerah sebelum ditetapkan menjadi dokumen perencanaan resmi.
Arif memastikan, mekanisme berjenjang tersebut membuat pembangunan di Kabupaten Sumenep lebih terukur, tepat sasaran, dan mampu mendorong pertumbuhan di berbagai sektor.
“Harapannya, seluruh program yang disusun benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (ai/kara)












