MDR  

Darul Hasyim Fath Tanam 250 Pohon Durian di Masalembu, Dorong Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Darul Hasyim Fath Tanam 250 Pohon Durian di Masalembu, Dorong Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Darul Hasyim Fath Tanam 250 Pohon Durian di Masalembu, Dorong Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Sumenep, Madura Update – Politisi PDI Perjuangan, Darul Hasyim Fath, melakukan penanaman 250 pohon durian di Dusun Baru, Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep.

Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah desa, masyarakat setempat, serta unsur TNI dan Polri.

Penanaman ratusan pohon durian ini merupakan bagian dari upaya investasi ekonomi jangka panjang bagi masyarakat kepulauan.

Durian dipilih karena memiliki nilai jual tinggi dan dinilai mampu menjadi sumber pendapatan baru bagi warga Masalembu di masa mendatang.

Selain mendorong peningkatan ekonomi, program ini juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal. Pohon buah dipandang sebagai sumber pangan alternatif yang berkelanjutan sekaligus penopang ekonomi desa.

Baca Juga :  Peringati HSN 2024, Pemkab Sumenep Gelar Musabaqah Qiro'atil Kitab

Darul Hasyim Fath menegaskan, gerakan menanam pohon tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memiliki manfaat ekologis.

Tanaman keras seperti durian berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mencegah erosi, serta memperbaiki kualitas tanah, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan.

“Penanaman pohon ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan. Ini adalah investasi ekonomi, ketahanan pangan, sekaligus upaya menjaga lingkungan bagi generasi mendatang,” ujarnya, Senin (15/12/2025).

Pemerintah desa bersama masyarakat menyambut positif kegiatan tersebut. Sinergi antara politisi, pemerintah desa, aparat keamanan, dan warga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan sekaligus membangun ekonomi berkelanjutan.

Baca Juga :  Peringatan Hari Santri Ala DPC PWRI Sumenep

Kegiatan penanaman durian ini juga menjadi simbol kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan desa kepulauan.

Dengan keterlibatan aktif masyarakat, TNI, dan Polri, diharapkan tanaman dapat dirawat hingga berbuah dan manfaat ekonominya benar-benar dirasakan oleh warga Desa Masalima dalam beberapa tahun ke depan. (ai/kara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *