Daerah  

Kawal Elektrifikasi di Masalembu, Darul Hasyim Fath Datangi PLN UID Jatim

Kawal Elektrifikasi di Masalembu, Darul Hasyim Fath Datangi PLN UID Jatim
Kawal Elektrifikasi di Masalembu, Darul Hasyim Fath Datangi PLN UID Jatim

Sumenep, Madura Update – Ketua Komisi I DPRD Sumenep Darul Hasyim Fath konsisten mengawal pemenuhan kebutuhan listrik di Kecamatan Masalembu.

Hal itu dibuktikan dengan aksinya bersama sejumlah aparatur desa setempat yang mendatangi kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim), di Surabaya, pada Kamis (19/6) lalu.

Kedatangan Darul dalam rangka menyampaikan aspirasi warga yang menjadi konstituensinya terkait kebutuhan listrik yang cukup mendesak.

“Dan kami datang bersama perangkat dan pejabat kepala desa saat ini untuk memastikan apa yang menjadi mimpi masyarakat kita untuk dapat menikmati listrik secara penuh sesuai dengan kebutuhan dapat segera terpenuhi,” kata Darul, dalam keterangannya.

Baca Juga :  Berjalan Tiga Bulan, Praktek Pembuatan Tes Rapid Antigen Palsu Dibongkar Polisi

Politisi PDI-P Sumenep itu menceritakan, listrik di desa Masalima dan desa Sukajeruk, Masalembu, membutuhkan kapasitas listrik yang cukup.

“Menurut laporan dari para perangkat desa, kejadian mati lampu karena kurangnya listrik itu bisa terjadi tiap hari,” tambahnya.

Karena itu, sebagai putra daerah asal Masalembu, Darul mendorong PLN mempercepat pemenuhan kebutuhan listrik di pulau-pulau kecil.

Sementara itu, Senior Manager Komunikasi dan Umum PT PLN UID Jatim, Kemas Abdul Gaffur, menjelaskan, elektrifikasi di kepulauan sudah masuk rencana program Listrik Desa (Lisdes) PLN dengan target operasi pada tahun 2026 jika PNM dapat segera terbit.

Baca Juga :  Ketua PWRI Sumenep : Pers Harus Kritis dan Konstruktif

“Hal lain juga pembangunan PLTS yang direncanakan sejak 2023 tertunda karena kendala administrasi kepemilikan lahan di Desa Masalima. PLN bersama Pemerintah Daerah , BPN, dan Kejaksaan akan terus melakukan berbagai upaya penyelesaian untuk pembangunan PLTS ini,” paparnya.

Pihaknya mengaku, PLN akan terus menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan tokoh masyarakat setempat guna kelancaran agenda elektrifikasi. (mad/kara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *