Daerah, MDR  

BMKG Gelar Sekolah Lapang Gempa Bumi di Sumenep

BMKG Gelar Sekolah Lapang Gempa Bumi di Sumenep
BMKG Gelar Sekolah Lapang Gempa Bumi di Sumenep

Sumenep, MaduraUpdate.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menggelar Sekolah Lapang Gempa Bumi (SLG) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kegiatan yang bertajuk ‘Membangun Kawasan Pelabuhan, Masyarakat dan Sekolah di Kabupaten Sumenep Tanggap Gempabumi dan Tsunami’ itu bertempat di Gedung PT Garam, Kalianget, Sumenep.

Kepala Stasiun Geofisika Pasuruan, Djati Cipto Kuncoro mengatakan, wilayah bagian timur Pulau Madura, lebih tepatnya Kabupaten Sumenep berpotensi terjadi gempabumi dan tsunami. Hal itulah yang menjadi SLG tahun 2022 ini dilaksanakan di Sumenep.

“Sekolah Lapang Gempabumi ini dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat, pemerintah, sekolah dan lainnya terhadap potensi gempa bumi dan tsunami di Sumenep. Sehingga nantinya dapat melakukan mitigasi maupun penanganan yang tepat bila terjadi,” katanya.

Baca Juga :  Pasca Lebaran, Wabup Sumenep Minta ASN Tingkatkan Disiplin dan Percepat Kinerja

Djati mengungkapkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan stakeholder di Sumenep terkait peringatan dini adanya potensi gempa bumi dan tsunami. Sehingga upaya mitigasi dapat dilakukan sedini mungkin.

“SLG 2022 menargetkan diikuti oleh 50 peserta perwakilan dari masyarakat dan berbagai lembaga pemerintah maupun swasta. Sehingga diharapkan upaya mitigasi bisa kita lakukan bersama-sama sedini mungkin,” ujarnya.

Kendati demikian, lanjut Djati, bencana alam gempabumi dan tsunami tentu tidak diharapkan terjadi. Namun bilamana terjadi, masyarakat dan semua pihak sudah siap siaga melakukan upaya-upaya penanganan.

Baca Juga :  Lestarikan Warisan Leluhur, Pusaka Keraton Sumenep Dijamas

“Sumenep ini masuk kategori berpotensi tsunami. Karena itu SLG ini diselenggarakan untuk membentuk masyarakat yang siap siaga bilamana terjadi. Kita harus membangun kapasitas upaya mitigasi. Namun tentu tidak kita harapkan ya,” terangnya.

Sementara, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sumenep, Didik Wahyudi berharap, SLG 2022 dapat menumbuhkan wawasan dan pengetahuan masyarakat dalam membangun kewaspadaan menghadapi potensi gempabumi dan tsunami di Sumenep.

“Semoga kegiatan ini akan menambah wawasan dan pengetahuan dalam membangun kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi potensi gempabumi dan tsunami di Sumenep,” ujarnya saat menyampaikan sambutan mewakili Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi yang berhalangan hadir.

Baca Juga :  Ribuan Pelajar di Sampang Deklarasi Pelajar Merdeka Lawan Covid-19

Ia berharap, paska Sekolah Lapang Gempabumi, wawasan dan pengetahuan yang didapat bisa disampaikan kepada masyarakat yang lebih luas.

“Dari ini saya berharap bisa lahir inovasi-inovasi dalam melakukan upaya penanganan dini. Sehingga masyarakat bisa hidup dengan aman dan nyaman di wilayah yang berpotensi terjadi bencana,” pungkasnya.

Hadir dalam seremonial pembukaan SLG 2022, Asisten 1 Setda Sumenep, Didik Wahyudi, Kepala Stasiun Geofisika Pasuruan, Djati Cipto Kuncoro, Forkopimda Sumenep, BPBD, serta lembaga pemerintah terkait lainnya.

Adapun kepesertaan SLG, diikuti oleh perwakilan masyarakat di Desa Kalianget Timur, Kalianget Barat, dan Kertasada. BPBD, Basarnas, serta beberapa perwakilan lembaga swasta. (di/kara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *