9

A Warits Sosok Peduli Kegiatan Ke-NU-an

  • Bagikan
A Warits Sosok Peduli Kegiatan Ke-NU-an
A Warits saat menjadi pemateri kegiatan Lakmud PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Ganding

Sumenep, Madura Update – Kepedulian A Warits terhadap kegiatan ke-NU-an memang sangat tinggi. Ditengah kesibukannya sebagai ketua Bawaslu Jatim, putra kiai kampung di Kecamatan Gapura itu masih menyempatkan diri untuk terlibat dalam berbagai kegiatan ke-NU-an.

Kepedulian tersebut A Warits tunjukkan salah satunya saat ia menjadi pemateri dalam kegiatan Latihan Kader Muda (Lakmud) yang dilaksanakan oleh Pimpinan Anak Cabang IPNU-IPPNU Kecamatan Ganding.

Kegiatan pengkaderan IPNU-IPPNU itu berlangsung di Ponpes Hidayatul Ulum Putri Utara, Desa Gadu Barat Kecamatan Ganding. Sebanyak 30 orang peserta baik dari dalam dan luar Sumenep dengan khidmat mengikuti prose pengkaderan di organisasi IPNU dan IPPNU itu.

Baca Juga :  Yayasan Fathimah Binti Said Gauzan Bersama Said Abdullah dan DPC PDIP Sumenep Salurkan Puluhan Hewan Kurban

Kegiatan Lakmud yang digelar PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Ganding ini mengusung tema “Merawat Kaderisasi, Menjaga Eksistensi Organisasi”.

A. Warits memang dikenal sebagai sosok yang sangat peduli terhadap kegiatan-kegiatan ke-NU-an. Terutama dengan kegiatan-kegiatan pengkaderan kaum muda NU.

Apalagi, mantan ketua KPU Sumenep itu juga pernah berproses di PAC IPNU Kecamatan Gapura. tak heran jika ia sangat peduli terhadap kegiatan-kegiatan kaderisasi IPNU-IPPNU. Selain itu, ia juga merupakan Dewan Pembina LAKPESDAM NU Sumenep.

Dalam materi yang disampaikan, A Warits selalu mengingatkan beberapa hal penting kepada para kader muda terkait pengabdian terhadap NU. Salah satunya yakni kader muda NU bagi Indonesia ialah sebagai penerus perjuangan para pahlawan dalam memajukan negara Indonesia.

Baca Juga :  Simposium Peradaban NU, Bupati Achmad Fauzi Cerita Sikap Toleransi di Sumenep

Warits mengungkapkan, para kader-kader muda NU yang ada di Indonesia hendaknya bisa memberikan ide-ide, gagasan dan gerakan-gerakan positif lainnya untuk kemajuan Indonesia.

“Hal yang perlu diingat dan dilaksanakan oleh kader muda NU adalah meneruskan perjuangan para pahlawan yang membantu untuk memajukan negara Indonesia,” ujarnya.

Selain hal di atas, alumni Ponpes Tebuireng Jombang ini juga mengingatkan kepada para kader muda NU bahwa dalam hal pengabdian terhadap NU harus tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip ke-NU-an.

” Saya tegaskan mengurus NU itu harus ikhlas dan tetap berpegang teguh pada prinsip “Mabadi Khairi Ummah” yang artinya harus jujur, tepat janji dan tolong menolong” ungkapnya.

Baca Juga :  JJS Santri 2023, Wabup Sumenep : Terima Kasih Para Santri

Sosok yang dipandang layak dan mampu untuk maju di Pilkada Sumenep ini menambahkan, kader muda NU harus A senantiasa serius dalam berproses dan mengabdi di organisasi. Sehingga bisa memberikan ide dan gagasan dalam pengabdian di tengah masyarakat.

“Kader muda NU hari ini adalah wajah NU di masa yang akan datang,” pungkas Warits. (mad/kara)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *