9

Hadiri Acara Sumpit 5, Bupati Fauzi Minta IDI Dukung Kebijakan Pemerintah Daerah

  • Bagikan
Hadiri Acara Sumpit 5, Bupati Fauzi Minta IDI Dukung Kebijakan Pemerintah Daerah
Hadiri Acara Sumpit 5, Bupati Fauzi Minta IDI Dukung Kebijakan Pemerintah Daerah

Sumenep, Madura Update – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, menghadiri acara Sumenep Pertemuan Ilmiah Tahunan 5 (Sumpit 5) yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sumenep di Hotel C-1, Sabtu (05/11/2022).

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Sumenep itu meminta para dokter untuk mendukung kebijakan pemerintah daerah di bidang kesehatan, khususnya pelayanan Universal Health Coverage (UHC).

“Karena itulah, Pemerintah Kabupaten Sumenep senantiasa terbuka untuk menerima masukan dan gagasan pemikiran konstruktif para dokter dalam rangka menyukseskan program bidang kesehatan termasuk pula problematika dan masa depan kesehatan di daerah,” katanya di hadapan para dokter IDI pada acara Sumpit 5.

Baca Juga :  Ribuan Warga Madura Demo Wali Kota Surabaya

Bupati mengungkapkan, Pemkab senantiasa berupaya melakukan peningkatan pelayanan kesehatan dengan program unggulan peningkatan kualitas standar pelayanan dan pembangunan kesehatan dasar.

Untuk mewujudkan hal itu, Pemkab telah meluncurkan UHC, yakni sistem penjaminan kesehatan yang memastikan semua penduduk atau paling sedikit 95 persen dari jumlah penduduk telah terdaftar sebagai peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Bupati Fauzi menegaskan, sektor kesehatan menjadi prioritas pembangunan mulai dari peningkatan SDM kesehatan, sarana dan prasarana, pelayanan kesehatan, serta dukungan regulasi.

“Peran dokter termasuk tenaga medis lainnya dalam dunia kesehatan sangat strategis untuk menyukseskan program pemerintah daerah ini, karena berhubungan erat dengan kesehatan fisik manusia sebagai modal utama pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Achmad Fauzi Pastikan Bantuan Bahan Pangan Segera Dikirim ke Masalembu

Program UHC diberlakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai 7 Nopember 2022 bagi masyarakat dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) bisa terlayani secara keseluruhan di seluruh fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Bupati mengharapkan, para dokter di Kabupaten Sumenep mampu menghadapi tantangan kebudayaan dan era masa depan, sehingga terus meningkatkan keilmuan dan kemampuan dalam menghadapi tantangan yang semakin besar dari waktu ke waktu.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, bisa menambah pengetahuan dan kompetensi para dokter di Kabupaten Sumenep, guna meningkatkan kualitas SDM demi melayani masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga :  Simposium Peradaban NU, Bupati Achmad Fauzi Cerita Sikap Toleransi di Sumenep

Sekedar diketahui, berdasarkan data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep, data profil kesehatan Kabupaten Sumenep untuk sarana kesehatan, yakni lima rumah sakit dengan rincian 4 rumah sakit umum dan 1 rumah sakit khusus.

Selain itu, didukung dengan pelayanan 30 Puskesmas, 71 Puskesmas pembantu, 27 Puskesmas keliling, 332 Poskesdes, 297 Polindes, 11 klinik pratama, 1 klinik utama, 4 balai pengobatan. (sk/kara)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *