Warga Kampung Tapakerbau menyatakan akan terus melakukan berbagai upaya untuk menolak rencana pembangunan tambak tersebut. ”Kami juga cukup heran, kok bisa pantai itu dikuasai perorangan. Untuk itu, jalur-jalur hukum untuk menggugatnya akan kami lakukan,” tegasnya.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Kepala Desa Gersik Putih Mohab belum bisa diminta penjelasan mengenai sikap warga tersebut. (Kayla)






