9

Diduga Mengantuk, Mobil Xpander Tabrak Dua Motor dan PKL di Jalan Raya Sumenep–Kalianget

  • Bagikan
Diduga Mengantuk, Mobil Xpander Tabrak Dua Motor dan PKL di Jalan Raya Sumenep–Kalianget
Diduga Mengantuk, Mobil Xpander Tabrak Dua Motor dan PKL di Jalan Raya Sumenep–Kalianget

Sumenep, Madura Update – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Sumenep–Kalianget, tepatnya di KM 5, Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep, Senin (26/1/2026) sekitar pukul 12.45 WIB.

Insiden tersebut melibatkan satu mobil dan dua sepeda motor, serta merusak warung dan gerobak pedagang kaki lima.

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat mobil Mitsubishi Xpander Cross putih bernomor polisi M 1765 TH yang dikemudikan Hamsan (33), warga Kecamatan Talango, melaju dari arah barat ke timur.

Baca Juga :  Pria di Talango Tewas Tersengat Listrik di Atas Pohon

Diduga pengemudi dalam kondisi mengantuk sehingga kehilangan konsentrasi dan menabrak dua sepeda motor yang sedang terparkir di bahu jalan sebelah utara.

Dua sepeda motor tersebut yakni Honda Supra X putih bernopol M 6613 TO milik Salihin (48) dan Honda Mio hitam bernopol DK 2253 FCA milik Maksum (63).

Tak berhenti di situ, mobil juga menabrak Salihin yang saat itu tengah duduk di dekat kendaraannya.

Mobil Xpander tersebut kemudian kembali menghantam seorang pedagang kaki lima, Selvi Nova Sari (29), serta dua unit warung sembako dan dua gerobak pedagang kaki lima yang berada di bahu jalan.

Baca Juga :  Tiga Bulan Kasus KDRT Warga Semaan Mandeg di Polres, Korban: Saya Cuma Ingin Keadilan

Akibat kejadian tersebut, dua orang mengalami luka ringan, yakni Salihin dan Selvi Nova Sari. Sementara itu, kerugian materiil ditaksir mencapai jutaan rupiah.

“Keduanya langsung dilarikan ke RSI Kalianget untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Widi.

Kerusakan terparah dialami mobil Xpander Cross dengan estimasi kerugian sekitar Rp5 juta. Selain itu, dua sepeda motor, dua gerobak PKL, serta dua warung sembako juga mengalami kerusakan dengan total kerugian diperkirakan lebih dari Rp4 juta.

Sejumlah saksi mata telah dimintai keterangan oleh petugas, di antaranya warga sekitar dan pemilik lapak yang terdampak. Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani oleh aparat kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  PT Balad Grup Diduga Tak Bayar Gaji Pekerja Keramba Selama Tiga Bulan

Pihak kepolisian mengimbau para pengendara agar selalu menjaga kondisi fisik saat berkendara dan tidak memaksakan diri apabila mengantuk demi keselamatan bersama. (ai/kara)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *