Tolak Pembangunan Tambak, Warga Kampung Tapakerbau Gelar Aksi Damai

Tolak Pembangunan Tambak, Warga Kampung Tapakerbau Gelar Aksi Damai
Tolak Pembangunan Tambak, Warga Kampung Tapakerbau Gelar Aksi Damai

Menurut Sidik, Rencana pembangunan tambak dikawasan pesisir pantainya sebenarnya sudah beberapa kali dilakukan, namun karena upaya warga menolaknya akhirnya digagalkan.

Namun, saat ini justru kembali direncanakan dengan memanfaatkan beberapa warga lokal yang memiliki peranan penting.

”Sekarang justru orang yang dulu juga menolak, malah menjadi bagian untuk melakukan penggarapan,” kata Siddik menyesalkan.

Bagi warga Tapakerbau tidak ada ruang untuk bernegosiasi dalam rencana penggarapan lahan di pesisir pantai. Kawasan tersebut merupakan tempat bagi nelayan lokal untuk mencari penghidupan dengan menangkap ikan.

Baca Juga :  Polres Sumenep Terima Kuliah Kerja Profesi Serdik Sespimen Polri Dikreg ke 62

”Disitu jantung kehidupan masyarakat nelayan. Tidak hanya warga Tapakerbau yang mencari ikan rajungan, udang dan sebaginya disana, tapi dari desa desa sekitar juga,” kata Siddik.

Selain itu, pembangunan tambak tersebut akan berdampak buruk terhadap lingkungan sekitar terutama kampung Tapakerbau. Pembangunan tambak sebelumnya juga sudah menjadi contoh nyata bahwa mencemari lingkungan kampung.

”Dan tidak hanya itu, dari hasil kajian kami air laut bisa naik ke daratan kampung karena pembuangan air sungai ketika hujan dari ujung dan ditambah air pasang semakin sempit pembuangannya,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *