9

Sumur Bor di Pragaan Sumenep Diduga Keluarkan Gas Berbahaya, Polisi Sterilkan Lokasi

  • Bagikan
Sumur Bor di Pragaan Sumenep Diduga Keluarkan Gas Berbahaya, Polisi Sterilkan Lokasi
Sumur Bor di Pragaan Sumenep Diduga Keluarkan Gas Berbahaya, Polisi Sterilkan Lokasi

Sumenep, Madura Update – Warga Dusun Somangkaan, Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep digemparkan dengan munculnya bau gas menyengat menyerupai belerang dari sebuah sumur bor milik warga, Kamis (26/3/2026) siang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di lahan tegal milik seorang petani berinisial Z (40). Saat itu, proses pengeboran sumur dilakukan oleh pekerja berinisial S menggunakan alat bor gantung hingga kedalaman kurang lebih 20 meter.

Namun, ketika dilakukan pelebaran casing, tiba-tiba tercium aroma menyengat dari dalam lubang bor yang diduga berasal dari gas bawah tanah.

Baca Juga :  Pelaku Pencabulan di Pulau Sapudi Diamankan Polisi

Situasi sempat menegangkan ketika pekerja mencoba menguji sumber gas dengan menyalakan korek api di atas lubang paralon. Api dilaporkan sempat menyala dari dalam lubang, menandakan adanya kandungan gas yang mudah terbakar.

Menyadari potensi bahaya, pekerja langsung mengambil langkah cepat dengan menutup lubang menggunakan kain basah hingga api berhasil dipadamkan.

Mendapat laporan dari warga, Kapolsek Prenduan IPTU Mohammad Sudiono bersama anggota serta Danramil Pragaan Kapten Inf. Suwaefi langsung menuju lokasi sekitar pukul 16.00 WIB.

Petugas kemudian memasang garis polisi dan mensterilkan area untuk mencegah warga mendekat.

Baca Juga :  Nekat Bongkar Kuburan, Seorang Pemuda di Pamekasan Diamankan Warga

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat guna mengantisipasi potensi risiko yang lebih besar.

> “Kami telah mengamankan lokasi dan menghentikan sementara aktivitas pengeboran. Masyarakat kami imbau untuk tidak mendekati area tersebut guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. Saat ini kami juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sumenep untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Ia menambahkan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama mengingat adanya indikasi gas mudah terbakar yang berpotensi memicu kebakaran atau bahkan ledakan jika tidak ditangani secara tepat.

Baca Juga :  Diduga Mengantuk, Mobil Xpander Tabrak Dua Motor dan PKL di Jalan Raya Sumenep–Kalianget

Hingga kini, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Aparat gabungan bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan serta kajian lebih lanjut untuk memastikan sumber gas dan langkah penanganan yang diperlukan. (ai/kara)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *