Sumenep, Madura Update – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi, menghadiri pelantikan pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten setempat di Gedung Kopri, Selasa (30/11/2021).
Dalam kesempatan itu, Bupati Fauzi mengatakan, Kadin sebagai partner strategis Pemkab harus bisa memanfaatkan potensi daerah dan bersama-sama membangun Kabupaten Sumenep.
“Pemkab Sumenep dengan tangan terbuka memberikan ruang selebar-lebarnya untuk bersama-sama berkolaborasi membangun daerah,” kata Bupati Fauzi.
Ia menuturkan, pemerintah daerah membutuhkan dukungan pihak swasta sebagai pelaku usaha dalam akselerasi pembangunan guna memacu pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Untuk itulah, saya menginginkan komunikasi dan koordinasi guna membahas program strategis, dalam rangka mendorong keberlangsungan pembangunan daerah yang lebih baik di masa mendatang,” ujarnya.
Bupati menjelaskan, nilai investasi dan penanaman modal di Sumenep dalam tiga tahun terakhir mengalami kenaikan. Pada tahun 2018 nilai investasi sebesar 1 triliun 850 miliar Rupiah dengan jumlah investor sebanyak 4.156 orang.
Pada tahun 2019 nilai investasi mencapai 1 triliun 896 miliar Rupiah, dengan jumlah investor sebanyak 4.260 orang dan pada tahun 2020 nilai investasi di Kabupaten Sumenep sebesar 1 triliun 948 miliar Rupiah dengan investor sebanyak 5.754 orang.
“Mudah-mudahan, Kadin Kabupaten Sumenep semakin maju dan profesional serta melaksanakan program-programnya dengan sungguh-sungguh,” imbuh Bupati.
Pelantikan pengurus Kadin Kabupaten Sumenep Masa Bhakti 2019-2024 dilakukan Ketua Kadin Provinsi Jawa Timur dan sebagai Ketua adalah Hj. Dewi Khalifah, SH, MH, M.Pd.I, sekaligus Wakil Bupati Sumenep.
Ketua Kadin Kabupaten Sumenep, Nyai Hj. Dewi Khalifah dalam sambutannya, mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk memperluas jaringan, sehingga bukan di tingkat Kabupaten saja, tetapi Kadin juga menyentuh hingga ke tingkat kecamatan.
“Kami terus berusaha memperkenalkan produk UMKM Kabupaten Sumenep ke mancanegara seperti, stik ikan Gabus, dan kripik pisang ke Negara Dubai,” imbuhnya. (mo/kara)






