9

Gema Takbir Idul Adha 1444 H, Wabup Sumenep; Makna Sebuah Pengorbanan dan Keikhlasan

  • Bagikan
Gema Takbir Idul Adha 1444 H, Wabup Sumenep; Makna Sebuah Pengorbanan dan Keikhlasan
Gema Takbir Idul Adha 1444 H, Wabup Sumenep; Makna Sebuah Pengorbanan dan Keikhlasan

Sumenep, Madura Update – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriyah di depan Labang Mesem Museum Keraton Sumenep, Rabu (28/6/2023).

Pantauan di lokasi, Gema Takbir Idul Adha tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumenep, Forkopimda, Pimpinan OPD, Camat dan Instansi Vertikal.

Wakil Bupati Sumenep, Nyai Hajah Dewi Khalifah dalam sambutannya mengungkapkan, pihaknya atas nama Pemkab Sumenep mengucapkan selamat hari raya Idul Adha 1444 Hijriyah bagi masyarakat Sumenep yang merayakan.

“Semoga kita semua diberikan tambahan umur yang barokah sehingga bisa melaksanakan ibadah dan merayakan hari raya Idul Adha di tahun yang akan datang,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua Sepeda Motor Tanpa Nopol Saling Hantam, 1 Nyawa Melayang

Nyai Eva menjelaskan, ada dua makna dalam pelaksanaan hari raya Idul Adha yang bisa dijadikan pelajaran. Pertama adanya pelaksanaan ibadah haji.

Ia mengungkapkan, pemerintah Arab Saudi sudah membuka kembali pelaksanaan ibadah setelah sempat ditutup karena pandemi Covid-19.

Menurutnya, hal tersebut patut disyukuri karena calon jemaah haji asal Kabupaten Sumenep bisa memenuhi panggilan Ilahi ke tanah suci.

“Semoga jamaah haji asal Sumenep selalu diberikan kesehatan dalam melaksanakan ibadah dan menjadi haji mabrur,” ungkapnya.

Sedangkan makna yang kedua, lanjut Wabup Nyai Eva, adalah makna sebuah pengorbanan keikhlasan. Yakni ketika Nabi Ibrahim patuh dan ikhlas ketika diperintah oleh Allah untuk menjadikan anaknya, Nabi Ismail, sebagai kurban.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Gelar Paripurna Istimewa Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

“Hal itu menunjukkan bahwa keluarga, harta dan jabatan adalah titipan dari Allah SWT. Bahwa apa yang kita miliki tidak ada apa-apanya di hadapan Allah SWT,” ujarnya.

Sementara, Kabag Kesra Setdakab Sumenep, Kamiluddin menambahkan, tema kegiatan dalam pelaksanaan Gema Takbir Iduladha 1444 Hijriah adalah hilangkan perbedaan, maknai Iduladha dengan kebersamaan, peduli dan saling berbagi kepada sesama.

“Pelaksanaan Gema Takbir ini dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat beserta Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep, dan Ormas kemasyarakatan,” tambahnya.

Baca Juga :  Lepas Peserta Soekarno Fun Run 2025, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah Bangsa dan Ajaran Bung Karno

Selian itu, Gema Takbir Iduladha 1444 H/2023 M menampilkan siswa-siswi ataupun para santri dari lembaga pendidikan di Kecamatan Kota untuk bersama-sama mengumandangkan gema takbir, tahlil dan tahmid.

“Siswa-siswi yang mendukung kegiatan itu diiringi oleh kelompok musik dari sekolah masing-masing,” pungkasnya. (mad/kara)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *