MDR  

Santri Lubangsa Putri Berbagi Esto dengan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Santri Lubangsa Putri Berbagi Esto dengan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Santri Lubangsa Putri Berbagi Esto dengan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Sumenep, MaduraUpdate.com – Santri Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa Putri Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar santunan anak yatim dan kaum dhuafa.

Kegiatan berbagi dengan anak yatim dan kaum dhuafa itu digelar dalam rangka menyemarakkan 10 Muharram. Bahkan, kegiatan ini sudah berjalan sejak 6 tahun silam.

Kegiatan berbagi yang diberi tajuk ‘Muharram Berbagi Esto Lubangsa’ ini merupakan program Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri dibawah naungan Pengurus Bidang Pembinaan dan Pengembangan Organisasi (P2O).

Dalam realisasinya, pengurus P2O Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri melibatkan enam organisasi daerah (Orda).

Baca Juga :  Inovatif, Disbudporapar Sumenep Terapkan Pembayaran Digital di Tempat Wisata

Enam organisasi tersebut yakni Ikatan Keluarga Santri Timur Daya (IKSTIDA), Persatuan Santri Lenteng (Persal), Ikatan Satri Pantai Utara (IKSAPUTRA), dan Ikatan Santri Guluk-Guluk Ganding (IKSAGG), Ikatan Santri Pamekasan Sampang (IKSAPANSA), Ikatan Santri Jawa (IKSAJ).

Delegasi dari enam organisasi daerah tersebut turun langsung ke berbagai daerah sesuai zona yang telah ditentukan.

Misalnya Orda IKSTIDA, organisasi daerah yang menaungi santri yang berasal dari Kecamatan Batuputih, Gapura, Batang-Batang, dan Dungkek ini menyasar Desa Banuaju Timur Batang-Batang untuk menyerahkan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

Baca Juga :  Manfaatkan Panggung Kreasi Anak Negeri, Satpol PP Sumenep Bersama Bea Cukai Edukasi Masyarakat Tentang Rokok Ilegal

Ketua Ikatan Keluarga Santri Timur Daya (IKSTIDA) Annuqayah Lubangsa Putri Nurul Imamah menjelaskan Muharram Berbagai Esto Lubangsa ini merupakan kolaborasi antara P2O dan semua organisasi daerah.

Tujuan dari acara tersebut selain untuk menyemarakkan bulan Muharram juga dalam rangka berbagai kebahagiaan dengan anak yatim dan kaum dhuafa.

“Tak kalah pentingnya, dengan kegiatan tersebut kami para santri bisa belajar membiasakan peduli terhadap sesama,” kata Nurul Imamah usai menyerahkan paket sembako kepada penerima di Desa Banuaju Timur, Senin 8 Agustus 2022.

Baca Juga :  Gelar Doktor Bupati Sumenep, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Benar-Benar Pemimpin yang Menginspirasi

Santri asal Kecamatan Dungkek itu menyebutkan paket sembako yang diberikan kepada para anak yatim dan kaum dhuafa itu berisi beras, minyak goreng, kopi, gula, mi instan dan rempah-rempah.

“Semoga santunan yang tidak seberapa itu bisa meringankan kebutuhan hidupnya,” ucap Nurul mengakhiri penjelasannya. (dum/kara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *