Sumenep, Madura Update – RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus memperkuat sistem digital dalam pengelolaan informasi pelayanan kesehatan. Salah satunya melalui penerapan Rumah Sakit Online yang dikembangkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Sistem tersebut digunakan untuk menghimpun sekaligus memperbarui berbagai data rumah sakit secara berkala. Mulai dari profil rumah sakit, layanan poliklinik, jumlah kunjungan pasien, jenis penyakit yang ditangani, hingga ketersediaan tenaga kesehatan.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes, mengatakan, penerapan Rumah Sakit Online membuat aktivitas dan perkembangan pelayanan di rumah sakit dapat terdokumentasi dalam satu sistem.
“Setiap data mengenai kegiatan di rumah sakit terdata semua, baik profil rumah sakit maupun data lainnya,” kata Erliyati.
Ia menjelaskan, data yang masuk dalam sistem bersifat dinamis. Perubahan jumlah maupun kondisi pelayanan akan disesuaikan dengan hasil pelaporan yang dilakukan setiap bulan.
“Data tersebut bisa berubah setiap pelaporan setiap bulannya, apakah ada penambahan atau pengurangan jumlah yang ada,” jelasnya.
Untuk menjaga akurasi informasi, RSUD Sumenep telah menyiapkan operator khusus. Petugas tersebut bertanggung jawab melakukan pemantauan, pendataan, serta pembaruan informasi secara rutin.
Pemantauan bahkan dilakukan setiap hari sehingga perubahan data dapat segera diketahui sebelum dilaporkan melalui sistem secara berkala.
Erliyati menilai, keberadaan Rumah Sakit Online memberikan manfaat lebih dari sekadar kebutuhan pelaporan kepada pemerintah. Data yang terkumpul dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui perkembangan pelayanan dan menentukan langkah peningkatan ke depan.
“Dari data yang ada dapat dievaluasi agar nantinya dapat meningkatkan layanan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemanfaatan sistem digital tersebut menjadi bagian dari komitmen RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin terukur, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Penerapan Rumah Sakit Online juga dinilai sejalan dengan semangat “Bismillah Melayani” yang menjadi tagline Pemerintah Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wakil Bupati KH. Imam Hasyim.
“Program dari Kementerian Kesehatan ini sesuai dengan tagline Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Bismillah Melayani. Dengan Bismillah Melayani merupakan kunci utama dan bentuk komitmen sepenuh hati dalam pelayanan kesehatan, agar terwujud masyarakat yang sehat lahir batin,” pungkas Erliyati. (ai/kara)












