Sumenep, Madura Update – Digitalisasi layanan kesehatan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menunjukkan hasil positif. Pemanfaatan aplikasi Mobile JKN (MJKN) kini telah mencapai sekitar 96 persen dari total pasien yang berobat, jauh meningkat dibanding awal penerapan yang masih di bawah 10 persen.
Hal itu disampaikan Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep melalui Kasi Informasi, Erfin Sukayati. Menurutnya, peningkatan pesat tersebut mencerminkan semakin besarnya kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan berbasis digital.
“Ini menjadi bukti bahwa pasien sudah semakin adaptif terhadap transformasi digital yang kami terapkan,” ujar Erfin.
Namun, ia tak menampik masih ada tantangan, terutama bagi pasien lanjut usia dan masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi. Mereka kerap mengalami kendala dalam mengakses dan memahami fitur aplikasi.
Untuk memastikan semua pasien dapat merasakan kemudahan layanan, rumah sakit menyiapkan petugas khusus di Pojok Konsultasi Mobile JKN setiap hari.
Selain itu, petugas juga siaga di poli rawat jalan pada jam pelayanan, serta di Instalasi Pelayanan Publik (IPP) di luar jam operasional.
Nomor WhatsApp petugas pun disebar di berbagai titik rumah sakit sehingga pasien bisa mendapat bantuan kapan saja.
“Kami juga rutin mengadakan edukasi dan sosialisasi, termasuk pendampingan langsung bagi pasien yang membutuhkan,” tambahnya.
Erfin menyebutkan, kebijakan digitalisasi di RSUD juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, sehingga implementasi Mobile JKN bisa berjalan maksimal.
“Kami berharap sinergi yang sudah baik ini terus berlanjut agar digitalisasi layanan kesehatan di Sumenep semakin matang,” tegasnya.
Dengan pemanfaatan Mobile JKN yang semakin masif, RSUD dr. H. Moh. Anwar berharap pelayanan kepada pasien dapat lebih cepat, efisien, serta mudah dijangkau, sekaligus mendukung program transformasi digital kesehatan nasional. (mad/kara)












