Sumenep, Madura Update – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sumenep Tahun Anggaran 2023, Kamis (14/3/2024).
Dalam paripurna yang berlangsung di ruang rapat itu, Wakil Bupati Sumenep, Nyai Hajah Dewi Khalifah membacakan nota penjelasan LKPJ Tahun 2023 di hadapan para anggota dewan yang hadir.
“Penyampaian LKPJ merupakan kewajiban konstitusional berdasarkan ketentuan Peraturan Mendagri RI Nomor 18 Tahun 2020 tentang peraturan pelaksanaan PP Nomor 13 Tahun 2019, tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintah daerah,” ujar Wabup Nyai Eva.
Ia menjelaskan, struktur APBD Kabupaten Sumenep 2023 berupa Pendapatan Daerah sebesar Rp2.585.188.972.667,12, yang meliputi dari PAD sebesar 298.570.634.143,12. Dari realisasi pendapatan transfer 2023 sebesar Rp2.272.552.604.425,00 dan realisasi lain-lain sebesar Rp14.065.734.099,00.
“Ada kenaikan dari target yang telah ditetapkan,” ungkapnya.
Sementara untuk belanja daerah di Kabupaten Sumenep di 2023 sebesar Rp2.892.381,009.858,00 dengan realisasi Rp2.597.264.241.457,00.
Dengan rincian, realisasi belanja operasi sebesar Rp1.781.509.676.442,00. realisasi belanja modal Rp237.156.786.533,00. Belanja tidak terduga sebesar Rp1.417.263.048,00 dan realisasi belanja transfer Rp577.189.515.434,00.
Sedangkan realisasi pembiayaan daerah pada 2023 sebesar Rp423.617.282.585,41.
“Misi yang dilakukan oleh Pemkab Sumenep adalah membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing bidang pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis kawasan dari hulu ke hilir,” jelasnya.
Guna meningkatkan pembangunan maka dengan membangun gotong royong dan berkearifan lokal, serta memperkuat pembangunan infrastruktur berbasis lingkungan hidup yang berimbang antara daratan dan kepulauan.
Bahkan, dalam perjalanan kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dan Hj Dewi Khalifa “Bismillah Melayani” Pemkab Sumenep mendapat apresiasi dengan bukti diterimanya beberapa penghargaan.
“Pemkab Sumenep mendapat penghargaan UHC dari Kemendagri, dan 13 penghargaan yang lain, dan kita wajib mensyukuri atas kerja sama semua pihak,” pungkasnya. (sk/kara)












