9

Sambut Tahun Baru Hijriah, Pemkab Sumenep Gelar Sumenep Bersholawat

  • Bagikan
Sambut Tahun Baru Hijriah, Pemkab Sumenep Gelar Sumenep Bersholawat
Sambut Tahun Baru Hijriah, Pemkab Sumenep Gelar Sumenep Bersholawat

Sumenep, Madura Update
Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) menggelar ‘Sumenep Bershalawat’ bersama Majelis Pemuda Bersholawat At-Taufiq Sampang di depan Labeng Mesem Museum Keraton Sumenep, Selasa (26/6/2025) malam.

Kegiatan Sumenep Bersholawat ini digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru 1447 Hijriah.

Pantauan di lokasi, ribuan masyarakat tampak memadati sepanjang ruas jalan di sekitar lokasi kegiatan untuk memanjatkan shalawat bersama.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, kegiatan Sumenep Bershalawat ini sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar masyarakat Sumenep selalu diberikan kesehatan dan kesejahteraan serta mengharap syafaat dari Rasulullah SAW.

Baca Juga :  Semarak HGN 2023, Disdik Sumenep Gelar Jalan Jalan Sehat

“Semoga kita semua selalu sehat, panjang umur, mendapat syafaat serta dicintai oleh Rasulullah SAW,” kata Bupati Fauzi.

Ia mengungkapkan, pengajian umum dan sholawat menambah keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sebab kegiatannya sebagai wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Apalagi melalui acara ini dengan berkumpulnya para masyayikh, para tokoh, dan elemen masyarakat, diharapkan meningkatkan kuantitas dan kualitas dalam meneladani sikap dan perbuatan, terutama akhlak mulia dari baginda Nabi Muhammad SAW.

“Semoga, kegiatan ini mendorong tumbuhnya suasana religius bagi Kabupaten Sumenep, dalam berbagai aspek kehidupan, baik itu dalam beribadah, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, utamanya dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Membanggakan, Kepala Bappeda Sumenep Sandang Gelar ASEAN Engineer

Selain itu, pihaknya juga berharap masyarakat hendaknya mengimplementasikan nilai-nilai sholawat, guna menciptakan kehidupan yang damai, selaras, harmonis dan seimbang di Kabupaten Sumenep ini.

“Sikap religius, gotong-royong, dan jalinan kerja sama yang baik antara seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dengan adanya spirit dan keberkahan sholawat, bisa mewujudkan Kabupaten Sumenep unggul, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya. (sk/kara)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *