Komisi III DPRD Sumenep Minta Semua Kapal Dioperasikan Jelang Mudik Lebaran

Komisi III DPRD Sumenep Minta Semua Kapal Dioperasikan Jelang Mudik Lebaran
Komisi III DPRD Sumenep Minta Semua Kapal Dioperasikan Jelang Mudik Lebaran

Sumenep, Madura Update – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Wiwid Harjo Yudanto meminta agar Pemkab Sumenep mengoperasikan semua kapal jelang mudik lebaran.

Kapal yang dimaksud yakni kapal yang beroperasi di pelabuhan Kalianget – Talango dan sebaliknya. Sebab penumpang diperkirakan akan melonjak menjelang hari Raya Idul Fitri.

Wiwid mengungkapkan, sudah menjadi tradisi jelang Idul Fitri penyeberangan Kalianget-Talango dan sebaliknya dipastikan akan mengalami lonjakan penumpang.

Apalagi, banyak warga perantau akan balik kampung dan mobilitas penumpang kapal tongkang akan meningkat.

Baca Juga :  Pansus II DPRD Sumenep Komitmen Segera Selesaikan Raperda TPKD

“Dengan lonjakan penumpang maka diperkirakan akan berpengaruh kepada antrian masuk tongkang,” ujarnya.

Menurutnya, jika semua armada tidak dioperasikan maka bisa dipastikan akan mengakibatkan antrian panjang.

“Sehingga, diperlukan antisipasi yang ketat dari pihak petugas pelabuhan dan kapal itu sendiri,” tegasnya.

Anggota Komisi III DPRD Sumenep fraksi PKS itu meminta petugas pelabuhan maupun Dinas Perhubungan (Dishub) untuk sigap mengantisipasi antrian. Salah satunya durasi keberangkatan bisa dipercepat.

“Jadi, petugas yang mengatur juga harus cepat,” jelasnya.

Tak hanya itu, sambung politisi asal Kecamatan Talango itu, apabila memang nantinya terjadi lonjakan, hendaknya kapal tongkang yang ada untuk dioperasikan semua.

Baca Juga :  DPRD - Bupati Sumenep Tanda Tangani Nota Kesepakatan KUA PPAS Perubahan Tahun 2022

“Jadi, jangan ada kapal yang nganggur, harus beroperasi semua di saat jelang lebaran jika ada lonjakan penumpang,” ungkapnya.

Intinya, dirinya meminta jangan sampai terjadi penumpukan penumpang baik di dermaga Kalianget maupun Talango.

“Makanya, mulai saat ini hendaknya dilakukan upaya antisipasi dalam mengurai antrian penumpang,” imbuhnya.

“Masih tinggal setengah bulan lagi, maka skenario agar tidak terjadi penumpukan atau antrian penumpang nantinya,” pungkasnya. (Ur/kara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *