9

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Peduli Guru Ngaji

  • Bagikan
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Peduli Guru Ngaji
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Peduli Guru Ngaji

Sumenep, Madura Update – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo merupakan pemimpin yang peduli terhadap guru ngaji. Hal itu terbukti dalam kebijakannya yang berpihak kepada guru ngaji selama memimpin Sumenep.

Terbaru, Bupati yang membawa tagline Bismillah Melayani ini akan mendaftarkan para guru ngaji di Sumenep ke BPJS Ketenagakerjaan.

Kabag Kesra Setdakab Sumenep, Kamiluddin mengatakan, tujuan didaftarkannya guru ngaji yang terdaftar di Pemkab Sumenep tersebut untuk menjamin keselamatan kerja dan jaminan kematian.

“Tahun ini kita sudah kerjasama dengan BPJS ketenagakerjaan, artinya supaya guru ngaji punya jaminan, dengan dua program. Yakni jaminan keselamatan kerja dan jaminan kematian,” ujarnya, Selasa (04/06/2024).

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Wajibkan Kontraktor Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Lebih lanjut, dirinya menyampaikan jika Pemkab Sumenep sudah melakukan koordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, sedangkan untuk untuk uang iuran tiap bulannya hanya sekitar 6 ribu rupiah.

“Khusus tahun ini, untuk iuran setiap bulannya akan langsung dipotong dari dana hibah tersebut, dan pada tahun berikutnya guru ngaji bisa meneruskan sendiri,” jelasnya.

“Murah kok hanya 6 ribu sekian tidak nyampek 7 ribu rupiah tiap bulan” imbuh pria yang akrab disapa Kamil itu.

Diketahui sebelumnya, pada tahun 2024 ini, Pemkab Sumenep anggarkan 2,4 Miliar Rupiah untuk menjamin kesejahteraan guru ngaji.

Baca Juga :  Bupati Achmad Fauzi Ajak Masyarakat Perkokoh Nilai-nilai Pancasila

“Setiap Guru Ngaji akan menerima bantuan sebesar 1,2 Juta Rupiah, dan pada tahun ini yang akan menerima bantuan hibah tersebut sebanyak 2000 guru ngaji yang tersebar di daratan dan kepulauan,” katanya merinci.

Menurut Kamil, bantuan ini merupakan wujud dari Bismillah Melayani. Artinya, ini merupakan bentuk kepedulian Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, kepada guru ngaji yang telah dengan ikhlas dan suka rela meluangkan waktunya untuk mendidik anak anak untuk bisa ngaji.

“Meskipun ini tak seberapa, tapi ini sebagai wujud perhatian dari pemerintah, harapan saya semoga dengan adanya bantuan ini guru semakin ikhlas untuk mengajari para santri-santrinya,” pungkasnya. (mad/kara)

Baca Juga :  Bupati Achmad Fauzi : Tingkat Pengangguran Terbuka Sumenep Turun
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *