9

Apresiasi Program RTLH Baznas, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo; Harus Tepat Sasaran

  • Bagikan
Apresiasi Program RTLH Baznas, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo; Harus Tepat Sasaran
Apresiasi Program RTLH Baznas, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo; Harus Tepat Sasaran

Sumenep, Madura Update – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengapresiasi program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang diinisiasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur dan Baznas Kabupaten Sumenep.

Ia mengungkapkan, program RTLH tersebut dalam pelaksanaannya harus tepat sasaran. Para penerima program harus masyarakat yang memang membutuhkan bantuan dana rehabilitasi rumah tidak layak huni.

“Baznas harus memastikan bahwa dalam menentukan penerima RTLH adalah mereka yang memang layak mendapatkan bantuan,” katanya di sela-sela Penyerahan Bantuan RTLH, di Pandepa Agung Sultan Abdurahman Rumah Dinas Bupati, Rabu (06/09/2023).

Bupati menekankan, masyarakat yang diusulkan memperoleh bantuan RTLH bukan karena faktor keluarga pengurus Baznas agar pelaksanaan programnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Tak Ada Desa Tertinggal di Era Kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo

“Jangan sampai penerima bantuan atas dasar persaudaraan atau keluarga, namun harus menyesuaikan dengan kriteria penerima, agar bantuannya tidak salah sasaran dan programnya bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Bupati Fauzi.

Ia menambahkan, pemerintah daerah menyambut baik bantuan RTLH termasuk program lainnya. Apalagi program itu merupakan kolaborasi Baznas Jatim dan Baznas Kabupaten Sumenep sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

“Baznas kembali menyalurkan dana yang bersumber dari masyarakat kepada mereka yang berhak menerima bantuan, sehingga melalui Baznas, pemerintah hadir untuk melayani masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Silaturahim dengan Ulama, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Minta Doa Untuk Kemajuan Sumenep

Sementara itu, Wakil Ketua II Baznas Provinsi Jawa Timur, H. Ahsanul Haq mengungkapkan, pihaknya memprogramkan RTLH untuk merehabilitasi rumah masyarakat seluruh Jawa Timur tahun ini sebanyak 1.001 rumah.

“2023 ini, kami membangikan program RTLH setiap Kabupaten atau Kota di Jawa Timur  sebanyak 20 rumah,” ungkapnya.

Sumber dana RTLH sebanyak 20 rumah di Kabupaten Sumenep berasal dari Baznas Jawa Timur sebesar Rp15 juta. Sementara Baznas Rp5 juta untuk setiap rumah, yang  merupakan zakatnya (muzakki).

“Setiap RLTH mendapat bantuan dana sebesar 20 juta dan semoga bantuan ini bermanfaat, sehingga masyarakat percaya kepada Baznas sebagai lembaga penyalur zakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Mudik Gratis Bagi Masyarakat Kepulauan Sumenep, Warga: Terima Kasih Bupati Achmad Fauzi

Di tempat yang sama, Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Sukri menambahkan, bantuan RTLH di Kabupaten Sumenep sebesar Rp400 juta untuk 20 rumah yang tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Talango, Batuputih, Kalianget, Pragaan, Gapura, dan Lenteng.

Baznas memrogramkan RTLH, karena rumah layak adalah kebutuhan sebagai tempat tinggal yang keberedaannya tidak hanya sebatas sebagai tempat berteduh semata, namun juga sebagai media interaksi sosial keluarga,

“Kami meminta dukungan pemerintah daerah, kecamatan dan pemerintahan desa untuk menyukseskan program-programnya, mengingat Baznas tidak bisa bekerja sendiri, namun membutuhkan peran serta semua elemen,” pungkasnya. (sk/kara)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *