9

Momentum Hari Kartini, Ketua DPRD Sumenep Tekankan Perempuan Harus Jadi Motor Perubahan

  • Bagikan
Momentum Hari Kartini, Ketua DPRD Sumenep Tekankan Perempuan Harus Jadi Motor Perubahan
Momentum Hari Kartini, Ketua DPRD Sumenep Tekankan Perempuan Harus Jadi Motor Perubahan

Sumenep, Madura Update – Peringatan Hari Kartini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi harus dimaknai sebagai dorongan nyata bagi perempuan untuk tampil lebih aktif, mandiri, dan produktif dalam berbagai sektor kehidupan.

Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin mengungkapkan, semangat perjuangan RA Kartini masih sangat relevan di tengah perkembangan zaman saat ini. Menurutnya, perempuan masa kini dituntut tidak hanya berpartisipasi, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan.

“Perjuangan Kartini adalah simbol keberanian perempuan dalam memperjuangkan hak, khususnya di bidang pendidikan dan kesetaraan,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga :  Ketua DPRD Sumenep Dukung Penertiban Hiburan Malam, Tegaskan Tak Hanya Saat Ramadan

Ia menilai, ruang bagi perempuan untuk berkembang kini semakin terbuka lebar, baik di bidang pendidikan, ekonomi, maupun sosial. Namun demikian, peluang tersebut harus diimbangi dengan kesiapan dan keberanian untuk terus meningkatkan kapasitas diri.

“Perempuan harus berani tampil, meningkatkan kualitas, dan menunjukkan karya nyata di tengah masyarakat,” ujar Zainal.

Lebih lanjut, politisi PDIP ini menekankan pentingnya peran strategis perempuan dalam membangun keluarga dan generasi masa depan. Menurutnya, perempuan bukan hanya bagian dari pembangunan, melainkan pilar utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Matangkan Aturan Baru Pengelolaan Aset Milik Daerah

Selain itu, Zainal juga mendorong adanya dukungan kebijakan yang berpihak pada pemberdayaan perempuan, sehingga kesetaraan gender tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar terwujud di tingkat daerah.

Momentum Hari Kartini, lanjutnya, harus menjadi refleksi bersama bahwa perjuangan belum selesai. Masih diperlukan sinergi berbagai pihak agar perempuan dapat terus berkembang tanpa hambatan.

“Dengan semangat Kartini, perempuan khususnya di Sumenep, mampu menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah. (ai/kara)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *