Warga Tak Mau Divaksin, Camat Batang-batang; “Keco’ Sapenah”

Warga Tak Mau Divaksin, Camat Batang-batang; "Keco' Sapenah"
Warga Tak Mau Divaksin, Camat Batang-batang; "Keco' Sapenah"

Sumenep, Madura Update – Sebuah video kontroversi yang memperlihatkan Camat Batang-batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyuruh agar warga yang tidak mau divaksin dicuri sapinya viral di medsos.

Dalam video itu, Camat Batang-batang, Joko Suwarno, mengatakan jika ada warga yang tidak mau divaksin harus dicuri sapi peliharaannya.

Video yang berdurasi 30 detik itu, Joko terlihat sedang melakukan sambutan dalam rapat koordinasi bersama jajaran Forkopimka setempat. Tidak diketahui secara pasti apa yang dibahas dalam rapat tersebut.

Video viral yang dibagikan akun Facebook dengan nama “Mamang Arifandi” itu sontak banjir komentar. Netizen menilai, jika seorang pejabat tidak sepantasnya melontarkan kata-kata kurang beretika di depan masyarakat.

Baca Juga :  Hadiri Acara Sumpit 5, Bupati Fauzi Minta IDI Dukung Kebijakan Pemerintah Daerah

“Kalebunna tako’ ka masyarakat, tako’ ta’ epele pole 2025 – 2026, (Kepala Desa takut kepada masyarakat, takut tidak dipilih kembali tahun 2025-2026) itu kan masih lama,” kata Joko dalam video itu.

Selain itu, Joko juga mengatakan bahwa Kades memiliki kartu sakti. Dia pun menyuruh secara terang-terangan agar Kades mencuri sapi milik rakyat jika menolak divaksin.

“Kalebun punya kartu As, punya sakteh, keco’ sapena ca’na Bupati sampe begitu. Keco’ sapenah oreng-oreng se tak endhek e vaksin (Kades punya kartu As, sakti, curi sapinya orang-orang yang tidak mau divaksin),” tambah Joko.

Baca Juga :  Makna dan Filosofi Logo Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke 752

Belum diketahui secara pasti kapan rapat koordinasi itu digelar. Hanya saja, sejumlah netizen menganggap bahwa pernyataan seorang pejabat tersebut tidaklah pantas diutarakan di depan rakyatnya.

Seperti halnya akun Facebook yang bernama “Kiky Niufall” berkomentar dalam video itu. Dia malah heran, apabila ada pejabat yang memiliki karakter sedemikian.

“Soro ngeco’, ma’ tolos ta’ melo. Se ngare’ sarah bula. Kor amonyi empiyan pak, ngala’ sanyamanna gerrem ghaniko (Suruh nyuri, ya pasti tidak kebagian. Yang cari rumput saya. Asal ngomong saja anda pak. Ambil seenaknya sendiri itu mulut),” tulis netizen dalam kolom komentar.

Baca Juga :  Cara Unik Polres Sumenep Salurkan Bantuan Sembako kepada Nelayan

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Camat Batang-batang. Hanya saja, pewarta mencoba menelusuri kebenaran video yang viral tersebut. (zie/kara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *