9

Lagi, Kader PKB Sumenep Daftar Bacawabup ke PDIP

  • Bagikan
Lagi, Kader PKB Sumenep Daftar Bacawabup ke PDIP
Abdul Hamid Ali Munir saat menyerahkan berkas pendaftaran Bacawabup ke PDIP.

Sumenep, Madura Update – Kader PKB Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Sumenep di Pilkada 2024 ke Desk Pilkada PDI Perjuangan, Jumat (10/5/2024).

Pendaftaran Hamid Ali Munir ini semakin menambah daftar kader PKB Sumenep yang mendaftar Bacawabup melalui partai berlambang banteng.

Sebelumnya, dua kader tebaik PKB lainnya juga sudah mendaftarkan diri. Keduanya yakni Nurfitriana Busyro Karim (istri mantan Bupati Sumenep) dan Herman Dali Kusuma.

Uniknya, tiga kader PKB yang mendaftar ini sama-sama mempunyai keterkaitan dengan jabatan ketua DPRD Sumenep. Nurfitriana merupakan istri mantan ketua DPRD Sumenep periode 1999-2004 dan 2004-2009.

Herman Dali Kusuma merupakan mantan ketua DPRD Sumenep periode 2009-2014, sementara Hamid Ali Munir adalah ketua DPRD Sumenep periode 2014-2019 yang saat ini masih menjabat.

Baca Juga :  Siap Direkom Partai, KH Abdul Hamid Ali Munir Daftar Cabup-Cawabup di PKB

Selain itu, ketiganya juga sebelumnya sudah mendaftar sebagai Bacabup/Bacawabup ke Desk Pilkada PKB Sumenep.

Terkait pendaftarannya sebagai Bacawabup ke PDIP, Hamid mengaku bukan tanpa alasan. Ia mengungkapkan bahwa PDI Perjuangan adalah sahabat PKB.

Hamid pun bernostalgia dengan kondisi di tahun 2010 silam. Dimana waktu itu PDI Perjuangan dan PKB menjadi koalisi dan kompak memajukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

Dari duet koalisi PDIP dan PKB ini muncullah istilah koalisi semangka di Kabupaten Sumenep.

“Jadi kami bukan dari bagian orang lain, tapi kami mitra PDI Perjuangan bagaimana Sumenep ke depan lebih baik,” kata Hamid usai mengembalikan berkas pendaftaran di kantor PDIP.

Baca Juga :  Hapus Stigma Negatif, KH Qusyairi Zaini Daftar Bacawabup ke PDI Perjuangan

Hamid juga mengungkapkan, pihaknya mendaftar Bacawabup ke PDIP juga sudah mendapat restu dari petinggi PKB.

“Kami tidak akan melangkahi petinggi partai, kami menjaga etika, karena 26 tahun kami mengabdi dan berkiprah di partai,” ujar Hamid.

Ditanya soal sinyal koalisi PKB dan PDI Perjuangan di Pilkada Sumenep 2024 akan kembali terulang? Hamid mengaku sudah membangun komunikasi.

Di tempat yang sama, Ketua Desk Pilkada PDI Perjuangan Sumenep, Zainal Arifin, menyambut hangat kedatangan Hamid Ali Munir.

Zainal juga tidak ragu membahas soal koalisi semangka bisa terjadi di Pilkada Sumenep 2024 nanti.

“Selama 10 tahun PDI Perjuangan identik dengan koalisi semangka bersama PKB. Tapi seiring berjalanya waktu, koalisi semangka itu mengalami perubahan menjadi buah naga,” kata Zainal.

Baca Juga :  Serahkan Berkas Bacabup ke PPP, Kiai Ali Fikri : Desk Pilkada PPP Bukan Kepentingan Pribadi

“Jadi sirnalah 3 tahun lalu hingga hari ini tidak ada lagi koalisi semangka, yang ada hanyalah buah naga,” tambahnya.

Zainal menilai, semakin banyak kursi yang didapatkan PDI Perjuangan, maka semakin tunduk atas titah (perintah) yang ada.

“Bukan kami dengan 11 kursi akan sombong dan tidak akan berkoalisi dengan partai lain, tidak. Kami butuh dengan partai lain ke depan. Kami siap berkoalisi dengan partai lain termasuk PKB dan PPP,” tutur Zainal.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 lalu, PDIP dan PKB sama-sama bisa mengusulkan calon sendiri meskipun tidak berkoalisi dengan partai lain. Hal itu karena keterpenuhan 20 persen anggota di DPRD Sumenep. (mad/kara)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *