Sumenep, Madura Update – Mutasi pejabat yang dilakukan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo terhadap 75 pejabat administrator di lingkungan Pemkab Sumenep beberapa hari lalu menimbulkan banyak spekulasi.
Pasalnya, diantara 75 pejabat yang dimutasi itu terdapat istri politisi kawakan PKB, Herman Dali Kusuma yakni Kusmawati. Ia dipromosi dari Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan dan KB menjadi Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Dosen Universitas Wiraraja (Unija), Wildan Rasaili mengatakan, langkah Achmad Fauzi Wongsojudo sebagai politisi PDI Perjuangan yang memberi jabatan baru pada istri Ketua DPRD Kabupaten Sumenep periode 2014-2019 sulit ditebak.
Apakah langkah Bupati sedang berlaku adil kepada aparatur negara dengan pangkat dan kedudukan atau sedang mengirim isyarat politik terhadap PKB?
“Keputusan Bupati memberi kedudukan kepada istri politisi PKB itu multi tafsir. Apakah Bupati sedang menjalankan misi politik dengan merangkul PKB atau sedang menjalankan misi pemerintahan sesuai kompetensinya,” kata Wildan Rasaili.
Dosen Universitas Wiraraja itu kemudian menegaskan bahwa mutasi yang dilakukan oleh setiap kepala daerah selalu memiliki dimensi politik. Hal itu menjadi rahasia umum.
“Pendekatan mutasi dan pengangkatan ASN idealnya melalui meritokrasi, sejauhmana kompetensi, kapabilitas dan kesesuaian dengan posisi baru yang akan ditempati. Namun jika itu tidak tampak maka potensi pendekatan politik yang dilakukan,” ujarnya.
Apapun yang yang terjadi, alumni Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu berharap ASN yang naik promosi maupun demosi bekerja sesuai dengan visi misi bupati dengan tagline “Bismillah Melayani”.
Sebelumnya, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo berpesan kepada seluruh aparatur sipil negara agar amanah jabatan baru dikerjakan sesuai tugas dan fungsinya.
“Pejabat yang mendapat amanah jabatan baru jangan bertanya apa yang harus dikerjakan, jangan selamanya hanya menunggu perintah saja, namun hendaknya mempunyai pemikiran saya harus mengerjakan apa, supaya bisa langsung bekerja nyata,” kata Fauzi saat sambutan pada mutasi di Pendopo Keraton Sumenep minggu lalu. (ono/kara)






