Sumenep, Madura Update – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur menyalurkan bantuan sosial kepada 300 orang lansia dan disabilitas di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jumat (16/6/2023).
Para lansia dan kaum disabilitas tersebut masing-masing mendapatkan paket bingkisan dengan nilai satu juta rupiah. Dalam paket tersebut berisi berbagai macam, seperti sembako, keperluan pangan, nutrisi dan perlengkapan kebersihan diri.
Wakil Bupati Sumenep, Nyai Hajah Dewi Khalifah mengungkapkan, penyaluran bantuan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkab kepada kaum disabilitas dan lansia.
“Bantuan itu sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Sumenep kepada masyarakat khususnya lansia dan penyandang disabilitas, sehingga dianggarkan programnya di APBD,” ujarnya.
Wabup Nyai Eva berharap, bantuan tersebut bisa mengurangi beban biaya serta dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan bantuan sosial (bansos) pada masyarakat kurang mampu, sesuai dengan kemampuan APBD setiap tahun,” kata Wabup Nyai Eva.
Selain itu, pihaknya juga tidak lupa meminta doa dari segenap masyarakat, supaya kepemimpinannya bersama Bupati Achmad Fauzi memiliki kemampuan, agar mampu melayani dengan maksimal untuk membangun Kabupaten Sumenep di segala sektor, termasuk memberikan bantuan sosial ini.
“Mudah-mudahan, bantuan sosial yang diberikan pemerintah daerah ini, membawa manfaat dan meringankan beban para penerima. Kita mendoakan bersama-sama selalu diberikan kesehatan,” ungkapnya.
Sementara, Kepala Dinsos P3A Sumenep Achmad Dzulkarnain mengungkapkan, jumlah penerima manfaat bantuan sosial sebanyak 300 orang. Dengan rincian lanjut usia (lansia) sebanyak 150 orang dan penyandang disabilitas sebanyak 150 orang.
Lansia penerima manfaat, meliputi kecamatan daratan sebanyak 120 orang dan kepulauan sebanyak 30 orang, sedangkan penyandang disabilitas untuk kecamatan wilayah daratan sebanyak 136 orang dan kecamatan kepulauan sebanyak 14 orang.
“Pembiayaan bansos bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep 2023 di instansinya,” pungkasnya. (sk/kara)









