9

Puan Minta Pemerintah Tetapkan Kasus Gagal Ginjal Akut Sebagai KLB

  • Bagikan
Puan Minta Pemerintah Tetapkan Kasus Gagal Ginjal Akut Sebagai KLB
Ketua DPR RI Puan Maharani

Nasional, Madura Update – Tingginya angka kematian dalam kasus gagal ginjal akut misterius pada anak mendapat perhatian serius dari ketua DPR RI Puan Maharani.

Politisi PDIP ini pun meminta Pemerintah segera menetapkan kasus gagal ginjal akut ini sebagai kejadian luar biasa (KLB) apabila sudah memenuhi kriteria penetapan.

“Kasus gagal ginjal akut pada anak sudah cukup mengkhawatirkan. Kalau dari data-data yang ada sudah memenuhi syarat, segera tetapkan penyakit ini sebagai kejadian luar biasa atau KLB,” kata Puan dalam keterangan Pers, Jumat (21/10/2022).

Baca Juga :  Pendampingan Anggaran Covid-19 Jadi Atensi Kapolri

Kasus gagal ginjal akut pada anak di Indonesia melonjak menjadi lebih dari 200 kasus dalam sepekan setelah pertama kali dilaporkan . Persentase kematian dalam kasus ini terbilang sangat tinggi yakni hampir 50% dari total kasus.

Dari data terbaru, sudah terdapat 206 kasus gagal ginjal akut di mana 99 anak di antaranya meninggal dunia.

Puan mengungkapkan, hasil temuan kasus yang cukup tinggi ini perlu menjadi pertimbangan bagi pemerintah untuk menetapkan KLB.

“Ini bagaikan puncak gunung es. Kasus yang diketahui ratusan tapi korbannya bisa jadi jauh lebih banyak. Situasi ini sangat genting dan mengancam keselamatan anak-anak,” ujar Puan.

Baca Juga :  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Mantan Menko PMK ini menuturkan, penetapan status KLB nantinya akan berpengaruh pada langkah penanganan dan pengobatan dalam mengatasi gagal ginjal akut, termasuk soal pembiayaan dan berbagai kemudahan lainnya.

Dengan meningkatnya status menjadi KLB, semua pemangku kebijakan akan memiliki kepedulian dalam penanganan penyakit ini.

“Dengan status KLB, setiap anak yang didiagnosa gagal ginjal akut, baik memiliki BPJS Kesehatan maupun tidak, harus ditanggung perawatan kesehatan dan pengobatannya hingga tuntas,” tutur Puan. (mad/kara)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *