9

Proses Verifikasi Data, Insentif Guru dan Pegawai Non ASN Akan Segera Cair

  • Bagikan
Proses Verifikasi Data, Insentif Guru dan Pegawai Non ASN Akan Segera Cair
Proses Verifikasi Data, Insentif Guru dan Pegawai Non ASN Akan Segera Cair

Sumenep, Madura Update – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep tahun ini kembali mengalokasikan dana insentif guru dan pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sama seperti tahun 2023, sebanyak 5.055 orang guru non sertifikasi dan non ASN di lingkungan Disdik Sumenep akan menerima tunjangan insentif atau Bantuan Sosial (Bansos) sebesar Rp1.500.000 tahun ini.

Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra, melalui Sub Koordinator Penyelenggaraan Tugas Pembantuan, Purnamawati menyampaikan bahwa saat ini sudah dalam proses verifikasi data.

“Secepatnya akan kami cairkan,” kata Purnamawati dalam keterangannya pada media ini, Selasa (4/5) pagi saat ditemui di kantornya.

Baca Juga :  BPRS Bhakti Sumekar Gelar Musabaqoh Hifdzil Quran Tingkat Anak dan Remaja

Sekedar informasi, insentif guru dan pegawai non ASN, non sertifikasi dan non K2 di tahun 2023 lalu bersumber dari APBD murni Pemkab Sumenep. Tahun ini pun juga sama demikian, APBD dan PAK.

Tentu, hal ini menjadi gembira bagi ribuan guru non sertifikasi dan non PNS di Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, bantuan terhadap guru berupa insentif tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan guru yang utamanya belum berstatus sertifikasi atau PNS.

Diketahui, saat ini dana bantuan insentif tersebut masih dalam tahap proses pengusulan Surat Keputusan (SK) Bupati Sumenep.

Baca Juga :  Gap Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Nasional Tinggi, OJK - LSAI Lakukan Sosialisasi kepada Masyarakat

“Kalau sebelumnya setiap penerima itu Rp1.200.000, dipastikan saat ini rata-rata setiap penerima Rp1.500.000 ribu setiap penerima,” kata dia menuturkan.

Pihaknya berharap, penyaluran insentif guru non sertifikasi dan non PNS Tahun 2024 ini dapat berdampak pada mutu pembelajaran di sekolah.

“Saya berharap penyaluran insentif ini dapat menjadi motivasi dan kinerja guru untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah,” pungkasnya. (mad/kara)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *