9
Daerah  

Kesenian Daerah Se Madura dan Tapal Kuda Meriahkan Madura Culture Ferstival 2023

Kesenian Daerah Se Madura dan Tapal Kuda Meriahkan Madura Culture Ferstival 2023
Kesenian Daerah Se Madura dan Tapal Kuda Meriahkan Madura Culture Ferstival 2023

Sumenep, Madura Update – Madura Culture Ferstival 2023 yang digelar Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur, di Stadion Ahamad Yani Panglegur berlangsung mewah dan meriah.

Berbagai kesenian daerah dari empat kabupaten Madura dan wilayah Tapal Kuda Jawa Timur ikut memeriahkan pagelaran yang dijadwalkan berlangsung sejak tanggal 26 Agustus hingga 2 September 2023 itu.

Kesenian dari berbagai daerah tersebut menghibur ribuan warga yang hadir ke lokasi festival sekaligus menambah megahnya acara.

Penampilan setiap Kabupaten di gelaran itu, yakni Sumenep (Tari Gebyar Sumekar), Pamekasan (Tari Sang Cebbing), Sampang (Tari Nyello’ Aeng), Bangkalan (Tari Praban Prekas), Banyuwangi (Tari Gandrong Jaran Goyang), Bondowoso (Tari Kaldera Ijen Purba), Lumajang (Tari Godril Kreasi), Pasuruan (Tari Sekar Gadung), Situbondo (Tari Mantan Tebu) dan Kabupaten Probolinggo (Tari Glipang).

Baca Juga :  Bupati Achmad Fauzi Terima Penghargaan Sebagai Tokoh Nasional Peduli UMKM

Madura Culture Festival 2023 merupakan salah satu kegiatan kalender Pemerintah Kabupaten Sumenep, yang diikuti kabupaten di Madura serta tapal kuda, di antaranya Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, Pasuruan, Situbondo dan  Probolinggo.

Selain berbagai kesenian di atas, panitia penyelenggara juga menampilkan musik tong-tong yang menjadi salah satu Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Kabupaten Sumenep, yakni Musik Tong-tong Baladewa dari Kalianget beserta Penari Sanggar Tari Baladewa, Musik Tong-tong Angin Ribut Kecamatan Pasongsongan beserta Penari Sanggar Tari Potre Koning.

Baca Juga :  Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Dunia, Ini Pesan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo

Selanjutnya Musik Tong-tong Pangeran Wiraraja Kecamatan Saronggi beserta Penari Sanggar Tari Gayatri dan Musik Tong-tong Putra Saghere Kecamatan Pragaan beserta Penari Sanggar Tari Uniba.

“Diharapkan, kegiatan Madura Culture Ferstival ini bisa membangun jejaring dan meningkatkan kebersamaan melalui pengembangan kerja sama daerah dalam rangka mengembangkan pembangunan di segala sektor, demi kesejahteraan masyarakat,” harap Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. (sk/kara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *